Minggu, 15 November 2009

Obat Sakit Gigi Untuk Anak Balita

Hasil pecakapan Dokter Gigi dan seorang ibu yang mempunyai anak balita.

Tanya..?

Moms, terutama Bu Yusri yang mantan Dokter Gigi, mau tanya dong, kalau anak balita,
mungkin gak sih giginya
berlobang dan menimbulkan sakit (nyut-nyut-an) seperti
orang dewasa ? Kalau mungkin, biasanya dikasih obat apa ya ? Saya tanya cuma
untuk jaga-jaga aja (cadangan / persiapan) obat di rumah !. Soalnya anak saya
umur 3,5thn , mulai malas sikat gigi dan kalaupun sikat gigi gak terlalu serius
jadi saya curiga bersih gak sih sikat giginya....!
Trus pertanyaan selanjutnya, bibir anak saya kering, sebaiknya dikasih obat apa
ya Moms.....!
Kemarin tanpa setahu saya dicabut ama anak saya, and berdarah deh!.
Anaknya sih gak nangis tapi saya bingung mau dikasih obat apa!
Sama papanya dikasih madu tapi anaknya nangis ngejer, bukan karena perih
sih! tapi karena memang anaknya yang badung ogah diobatin!
Drai sebelum dicabut sebetulnya sudah pernah dikasih madu ama ayahnya, tapi
anaknya nangis ngejer juga karena gak mau!.gak tahu mungkin karena rasa madu
yang aneh kali ya....!
Kalau orang dewasa khan bisa pakai lipbalm, kalau anak-anak (balita) dikasih
apa ya ?
Please help ya..!
Best Regards,
Tjahjo Liniarti M.S (Nini)

Jawab :
Hai mom,
Sebenarnya kalau balita sakit gigi sebisa gak perlu diberi obat. Biasanya
balita baru terasa ngilu saja sudah sensitif. Jadi bisa langsung ketahuan dan
bisa langsung ditambal. Gak perlu diberi obat analgetik.
Kalau terpaksa, beri saja novalgyn cair (khusus utk anak2 diatas 2thn).

Balita sebenarnya tidak akan mudah mengalami pecah bibir karena dia belum
mengalami kurang cairan. Balita masih suka minum susu, kan.....
Nah....kalau balita mengalami bibir pecah seperti nya disebabkan karena "panas
dalam". Cari tahu aja makanan apa yg masuk ke dalam tubuh si kecil yg
menyebabkan panas dalam. Atau mungkin ditambahkan kebiasaan minum air putihnya.

Kalau mau, ulaskan saja bibirnya dengan minyak zaitun. Kan minyak zaitun kalau
tertelan juga gak apa2.

Semoga bisa membantu...
Regards,
YUSRI

Tanya ?
Bu Yusri, thanks ya atas jawabannya !
Soalnya mamanya sekarang lagi sakit gigi and kemarin harus cabut gigi and
rasanya suakiiiiit banget lho.!..
Saya jadi pikiran..!.
Kalau anak-anak ganti gigi dari gigi susu ke gigi tetap, harus cabut gigi,
sakitnya seperti ini gak ya ?
Umur berapa ya biasanya anak-anak mulai ganti gigi (pertama kali gigi susunya
mulai rontok/tanggal) ?
Apa sakitnya juga seperti ini ?
Kasihan and gak tega aja kalau ngebayanginnya !


Best Regards,
Tjahjo Liniarti M.S (Nini)

Jawab :
Biasanya gigi tetap akan mulai tumbuh usia 6 thn. Biasanya dimulai dengan
tumbuhnya gigi geraham 1.
Nah......biasanya gigi tetap yg pertama kali mengalami kerusakan ya....gigi
geraham itu.
Karena gigi tetap muncul disaat kebiasaan menggosok gigi belum lancar.
Banyak saya temui pasien anak usia 6-8thn yg sudah rusak gigi tetap geraham 1
nya. Padahal gigi itu tidak akan pernah tergantikan.


Regards,
YUSRI

source: http://www.mail-archive.com/ayahbunda-online@yahoogroups.com/msg14672.html

Perawatan Gigi Untuk Ibu Saat Hamil

Perawatan Gigi Untuk Ibu Saat Hamil

Perawatan GIGI sebelum dan selama hamil sangat penting. Perawatan tak hanya penting untuk ibu, tapi juga untuk janin.
Sakit GIGI selagi hamil tentu tak enak. Bukan hanya rasa sakit yang akan mengganggu kenyamanan selama hamil. Penanganan akan jadi lebih rumit, sebab ada beberapa bahan penambal GIGI yang harus dihindari ibu hamil. Selain itu, bakteri GIGI dan mulut akibat kesehatan mulut ibu hamil yang kurang terawat bisa mengancam keselamatan janin di masa awal kehamilan. Agar hal-hal tersebut tak terjadi, tidak ada jalan lain, kecuali rajin merawat GIGI.

Perawatan GIGI paling dasar dan wajib adalah menggosok GIGI habis makan, paling tidak 2 – 3 kali sehari. Lalu melakukan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan ke dokter GIGI selagi hamil.

Perubahan hormon selama hamil berpengaruh besar terhadap kesehatan mulut dan GIGI. Tidak jarang ada ibu hamil mengalami pembengkakan gusi sehingga gampang berdarah. Masalah lain, morning sickness yang kerap dialami di awal kehamilan turut berperan dalam menaikkan derajat keasaman mulut yang berujung pada GIGI berlubang. Walau kerap terasa mual, sebaiknya tetap bersihkan GIGI secara rutin di trimester pertama ini.

Beberapa hal perlu dilakukan untuk merawat GIGI selama masa kehamilan, diantaranya:

  • Gunakan pasta GIGI yang membuat mulut segar agar Anda tidak merasa mual. Kini pilihan aroma beraneka yang bisa dipilih ibu hamil. Pilih yang sesuai dengan preferensi Anda.
  • Segera berkumur setelah muntah, agar sisa asam lambung dari perut terbuang dari mulut dengan air hangat atau matang.
  • Apabila perlu, berkumurlah dengan OBAT kumur, jika mulut Anda terasa kurang nyaman
  • Gunakan benang GIGI (dental floss) untuk membersihkan sisa makanan yang menyelip di antara geligi.
  • Batasi konsumsi makanan yang terlalu asam dan manis karena berpotensi merusak GIGI.
  • Jangan lupa mengonsumsi makanan mengandung kalsium karena perkembangan GIGI si kecil ditentukan sejak trimester pertama.
source: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/saat.hamil.gigiku.sehat.terawat/001/001/14/2/obat+gigi+anak/Pra+Konsepsi/01/5

Obat Sakit Gigi Tradisional (TRADITIONAL)

Obat Sakit Gigi Tradisional (TRADITIONAL), cara tadisional, mudah. Melakukan pengobatan sendiri apabila sakit merupakan cerminan perilaku masyarakat terhadap timbulnya gejala suatu penyakit. Salah satu bentuk pengobatan sendiri adalah dengan cara tradisional. Bahan/obat tradisional di beberapa daerah diketahui dapat bermanfaat membersihkan gigi dan mulut serta mengurangi keluhan sakit akibat penyakit gigi (TOOTHACHE), tetapi tidak untuk menyembuhkan. Dengan demikian, pemakaian obat tradisional merupakan tindakan sementara saja yang berarti harus tetap dilakukan tindakan perawatan oleh dokter gigi.

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, hewan, mineral, atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional dalam pengobatan gigi dan mulut adalah pohon kecubung.

Kecubung mempunyai nama ilmiah spesies datura fastuosa, Linn dan datura metel. Di beberapa daerah, kecubung dikenal dengan nama yang serupa sepeti kucubung (Sunda) dan kachobung (Madura).

Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu yang mempunyai pokok batang kayu dan tebal, bercabang banyak, tumbuh dengan tinggi kurang dari 2 meter. Daun berbentuk bulat telur dan pada bagian tepinya berlekuk tajam-tajam. Bunga kecubung menyerupai terompet berwarna putih dan lembayung. Buahnya hampir bulat yang salah satu ujungnya didukung oleh tangkai tandan yang pendek dan melekat kuat.

Buah kecubung bagian luarnya dilapisi duri-duri dan di dalamnya berisi biji-biji kecil yang berwarna kuning kecoklatan. Kecubung tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian tanah 800 meter di atas permukaan laut. Selain tumbuh liar di ladang-ladang, kecubung sering ditanam di kebun atau halaman rumah.

Semua bagian tumbuhan kecubung, yaitu akar, tangkai, daun, bunga, buah, dan bijinya, mengandung senyawa alkaloid. Kandungan alkaloid terbanyak terdapat dalam akar dan bijinya, bisa mencapai 0,4-0,9%. daun dan bunga berkisar antara 0,2 sampai 0,3%.

Sebagian alkaloid itu terdiri atas Atropin (bersifat antikholinergik), Hyoscyamin (bersifat antikholinergik), Skopolamin (bersifat antikholinergik), Hiosin, zat lemak, dan Kalsium Oksalat, Atropin dan Skopolamin memberi efek klinis yang secara prinsip digunakan untuk menghentikan spasme pada perawatan spasti kolitis, gastroentritis, dan peptic ulcer.

Juga digunakan untuk mengurangi sekresi saluran pernafasan pada saat anastesi, sekresi lambung pada perawatan ulkus peptikum serta sekresi nasal dan sinus pada pengobatan flu dan alergi. Pada keadaan iritis digunakan untuk mencegah terjadinya perlekatan antara iris dan lensa mata.

Atropin juga adalah antidotum pada keadaan keracunan. Skopolamin punya aktivitas depresen pada susunan saraf pusat dan digunakan sebagai obat mabuk perjalanan. Dulu Skopolamin dikombinasikan bersama morfin dan digunakan sebagai sedatif dan premedikasi. Karena cukup berbahaya, produk ini kini dilarang. Pada saat ini Skopolamin digunakan secara luas dalam kombinasi dengan anti histamin.

Gejala keracunan yang dapat timbul pada pemakaian Atropin dan Skopolamin adalah skin rast, mulut kering, kesulitan buang air kecil, sakit mata, dan sensitif terhadap cahaya. Penderita diberi antasida seperti alumina gel untuk menghambat resorbsi obat.

Di bidang kedokteran gigi, Atropin (0-6 mg) dapat diberikan secara oral untuk mengurangi sekresi saliva sehingga menghasilkan daerah kerja yang kering.

Efek kecubung pada sakit gigi (TOOTHACHE)

Tanaman kecubung seing digunakan secara tradisional untuk mengobati penyakit gigi secara langsung atau dikombinasikan dengan bahan lain. Akarnya punya khasiat menghilangkan nyeri gigi, cara penggunaannya adalah:

1. Menggosokkan akar pada gusi gigi yang sakit.

2. Akar ditambah jahe, ditumbuk kemudian ditempelkan pada gusi sebagai penghilang rasa sakit.

3. Campuran air jeruk nipis (1 sdm), gilingan daun legetan warak (1 sdm), gilingan akar kecubung (1 sdm), kemudian seduh dengan air garam (3/4 cangkir), peras dan saring. Digunakan untuk berkumur-kumur selama beberapa menit.

4. Akar kecbung (50 gr), daun legetan arak (10 lembar), kunyit (10 gr) digiling halus, diseduh dengan air mendidih, disaring, dipakai untuk berkumur kemudian diminum setelah diberi sedikit garam.

Daunnya sering digunakan untuk mengobati bengkak karena sakit gigi, dengan cara:

1. Daun kecubung, bawang merah, dan jahe ditumbuk dan kemudian dikompreskan pada tempat yang bengkak.

2. Tumbukan daunnya digunakan sebagai boreh untuk mengobati sakit gigi.

Bijinya digunakan untuk menghilangkan sakit gigi dengan cara meletakkan biji kering kecubung di atas wajan panas yang diberi minyak kelapa, kemudian ditutup tempurung kelapa yang berlubang, asap yang mengepul diembus-embuskan ke dalam mulut dengan menggunakan corong bambu selama 15 sampai 1 jam.

Sebagai antidotum, apabila terjadi keracunan, kecubung digunakan campuran jahe dan air kelapa hijau untuk diminum. *** (Oleh drg. PRATAMA BHANU ANGGARA)

source: http://www.pikiranakyat.com/cetak/0303/23/1002.htm

Obat Sakit Gigi (TOOTHACHE)

Di antara penyakit ringan hingga berat, sakit gigi (TOOTHACHE) adalah yang paling menjengkelkan bagi kita. Betapa tidak, Anda jadi sulit menikmati makanan yang ada di dalam mulut Anda. Sedikit saja si gigi yang sedang sakit itu tersentuh, ah rasanya bagaikan dijatuhi beban puluhan ton.

Walau tergolong penyakit yang termasuk ringan, sebaiknya Anda tidak meremehkannya. Mengapa? karena di dalam gigi juga tertanam syaraf-syaraf penting yang berhubungan langsung dengan otak dan indera lainnya. Jadi segera obati gigi Anda jika ia mulai sakit.

Untuk langkah "cepat" dan hemat waktu, beberapa obat pereda rasa sakit mungkin menurut Anda akan banyak membantu. Padahal fakta mengatakan bahwa jenis obat tersebut akan memunculkan kekebalan tersendiri pada tubuh. Dan akhirnya malah ketika rasa sakit itu datang, Anda kecanduan untuk mengonsumsi obat kimia tersebut. Ya tentu saja itu tidak baik untuk kesehatan Anda.

Kembali ke alam dan nikmati perawatan secara alami oleh beberapa bahan alami yang mudah Anda temui bahkan di dapur Anda. Hmm...apa saja sih obat-obat mujarab tersebut?

Massage es balok
Es balok siap membantu meringankan sakit gigi (TOOTHACHE) Anda. Ah yang benar? bagaimana bisa hilang jika dinginnya saja membuat Anda ngilu? Ikuti triknya di sini, ambil sepotong kecil es balik dan letakkan di antara jari telunjuk dan ibu jari. Pijat perlahan di bagian tersebut, nah kini bisa Anda rasakan perlahan rasa sakit itu mulai hilangkan?

Pemijatan nyaman oleh si es balok menyentuh sel-sel syaraf yang terdapat di sekitar ibu jari dan telunjuk. Pemijatan yang dilakukan si es balok langsung ke pusat syaraf, sehingga 60 - 90% rasa sakit yang Anda rasakan cepat menghilang. Lebih aman daripada pereda sakit kan?

Bawang putih
Potong halus si bawang putih (1 siung bawang putih), kemudian taburkan sedikit garam. Kunyah di daerah yang sakit dan tak lama kemudian rasa sakit di gigi Anda akan menghilang perlahan. Anda juga boleh menggunakannya sebagai terapi untuk memperkuat struktur tulang gigi Anda.

Bawang merah
Tak hanya si bawang putih, namun bawang merah juga mampu meringankan rasa sakit gigi Anda. Selain itu, kandungan enzim dalam bawang merah dapat membantu membunuh kuman-kuman jahat di dalam mulut.

Jeruk nipis
Peras sari jeruk nipis, pulaskan pada bagian gigi yang sakit sesendok demi sesendok setiap 10 menit sampai sari jeruk tersebut habis. Selain kaya akan vitamin C, sari jeruk tersebut juga berfungsi sebagai pereda sakit gigi Anda.

Minyak cengkeh
Anda mungkin tahu bahwa cengkeh adalah salah satu komposisi penyusun rokok. Namun berbeda dengan cengkeh tersebut, sari minyak cengkeh sangat manjur untuk menyelamatkan gigi Anda dari serangan rasa ngilu. Caranya mudah, oleskan minyak cengkeh pada gigi Anda dengan bantuan kapas.

Garam
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi garam secara langsung, bukan karena efek samping, namun rasanya tentu sangat asin bukan? Namun di balik rasa asin ini, kandungan yodium yang tinggi juga meringankan ngilu gigi. Caranya mudah, taburkan garam dalam segelas air mineral hangat. Aduk kemudian gunakan sebagai sarana mouthwash. Berkumurlah setidaknya sampai Anda merasa cukup nyaman dan tak terlalu tersiksa oleh rasa sakit gigi.

Resep-resep jitu tersebut memang sangat sederhana, namun jangan pernah meremehkan khasiatnya ya. Dalam beberapa langkah sederhana saja, obat-obatan alami tersebut mengusir rasa sakit tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.